Perbedaan Kids Zaman Now Dengan Anak Zaman Dulu

Perbedaan Kids Zaman Now Dengan Anak Zaman Dulu – Children zaman now sebuah istilah yang muncul abad ini di tengah-tengah masyarakat kita yang moderat. Suatu istilah yang di blending dari bahasa inggris dan indonesia, yang artinya ialah anak zaman sekarang. Istilah kids zaman now menggambarkan suatu bentuk name terhadap tingkah dan perilaku anak-anak zaman sekarang. Dimana lebih kepada suatu identitas perilaku bandel dan jahil.

Perbedaan Kids Zaman Now Dengan Anak Zaman Dulu

Pola tingkah dan kebiasaan kids zaman now sangat berbeda jika dibandingkan dengan anak-anak zaman dahulu. Begitulah faktanya, perubahan ini tentu tak terlepas dari perkembangan zaman dan pola didik dari orang tua. Merujuk kepada istilah kids zaman now berikut ada lima kebiasaan yang di lakukan anak zaman sekarang yang jarang kita temui pada zaman dahulu atau sekitar tahun 2000 kebelakang.

Perbedaan Anak Zaman Dulu Dengan Sekarang.

1. Children Zaman Now Lebih Senang Disebut Gamers Atau Selebgram.

Yang pertama yaitu kids zaman now lebih senang di sebut sebagai anak gamers atau selebgram ketimbang disebut anak pinter. Mereka lebih sering bermain amusement online daripada belajar. Entah itu di warnet, konsol diversion ataupun melalui ponsel pintar yang di berikan mamah papanya.

Begitulah kebiasaan anak zaman sekarang mereka rela berjam-stick menghabiskan waktunya menatap layar gedget dari pada bermain dan berinteraksi langsung bersama teman-temanya. Sering kita jumpai anak zaman sekarang di usia dini sudah menggunakan kacamata tebal akibat paparan radiasi layar device.

Perilaku ini, jika di bandingkan dengan anak-anak zaman dahulu, ketika ingin bermain mereka pasti langsung berinteraksi bersama temanya. Jenis permainan zaman dulu sangat kaya manfaat disamping untuk menghibur diri mereka bisa juga melatih kecerdasan dan mengajarkan anak tentang cara berinteraksi bersosial sejak dini. Gak heran kalau anak zaman dahulu lebih telaten bertata krama dan bijak.

Teknologi memang membawa pengaruh besar terhadap kehidupan anak-anak dari segi positif maupun negatif. Disinilah peran orang tua sangatlah penting. Sedikit saja mengabaikan anak dari perkembangan teknologi atau boleh di bilang lepas kontrol. Maka bersiap-siaplah melihat sang buah hati terjerumus kedalam pengaruh negatif dari teknologi tersebut. Apakah anda rela ?

2. Children Zaman Now Sok Dewasa.

Children zaman now memang lebih cepat dewasa. Terkadang saking cepatnya masih SD sudah memanggil father mother sama teman sekelasnya. Banyak kita jumpai kids zaman now yang seperti itu bahkan baru-baru ini sempat firal juga di sosial media. Anak SD lagi refresh status nge-tag teman sekolahnya dengan inscription rindu dad sayang.

Tak hanya itu kids zaman now terkadang lebih dewasa dari orang tuanya. Sehingga suka membentak dan tidak hormat sama orang tua mereka. Begitu minimnya moral children zaman now dibandingkan anak-anak zaman dulu. Dahulu anak-anak tak mengenal yang namanya pacaran dan sangat hormat pada orang yang lebih tua. Orang tua marah dengan menegur saja mereka sudah takut. Kalo sekarahmah beda, orang tua mengingatkanya dianya malah merasa lebih tau dan merasa sudah dewasa, lalu balik membentak orang tuanya.

3. Children Zaman Now Lebih Manja.

Anak zaman sekarang memang umumnya manja. Memanjakan anak memang sesuatu yang sangat penting dan harus. Tetapi terlalu memanjakan anak juga tidak baik untuk perkembangan mentalnya. Sifat manja kids zaman now tak terlepas dari pengaruh pola didik orang tua yang over sayang. Orang tua mana didunia ini yang tidak sayang dengan anaknya. Tapi didak harus over juga kali, terlalu over bisa berpengaruh pada mental sang anak. Sehinga sianak jadi tidak mandiri, dan itu sangat merugikan dirinya saat dewasa nanti.

Orang tua jangan terlalu memanjakan buah hatinya ajarkanlah anak sejak dini tentang ketegaran dan kemandirian. Banyak contoh yang bisa kita lihat dari sifat manja kids zaman now. Seperti yang baru-baru ini heboh di media masa. Seorang master di laporkan kepolisi oleh orang tua murid hanya karna menjewer kuping muridnya yang tidak mengerjakan tugas.

Tindakan seperti ini merupakan sifat over sayang dari orang tua terhadap anaknya. Hal seperti ini sebetulnya tidak baik, lindungilah anak anda ketika ada sesuatu yang sudah di ambang batas kewajaran, menjadi orang tua jangan terlalu lebay. Zaman dulu anak-anak tidak ada yang manja. Mereka umumnya membantu orang tua tidak pernah mengadu dengan sesuatu yang masih batas wajar.

4. Children Zaman Now Doyan Makanan Berbumbu Micin.

Micin atau bumbu penyedap dengan rasa umami sangat di gemari oleh anak-anak. Banyak sekali makanan ringan yang mengandung micin. Contohnya chiki, tahu bulat yang di beri bumbu bubuk penyedap keripik kentang yang di jual di minimarket dan sebagainya. Micin seolah sudah tak bisa lepas lagi dari makanan zaman now. Ini sudah menjadi fakta, tidak terbantahkan lagi.

Children zaman currently withering doyan mengkosumsi rasa asin manis dari micin pada makanan ringan yang banyak beredar saat ini. Makanya terkadang kids zaman now di juluki generasi micin. Kalau di bandingkan dengan anak zaman dulu jauh beda brother. Dahulu makanan kecil jarang sekali bahkan tidak ada yang menggunakan micin. Bisa kita lihat sendiri makanan ringan tradisional umumnya hanya memakai bumbu gula garam dan cabai. Contohnya lemper, onde-onde, gorengan tahu tempe dan sebagainya.

5. Children Zaman Now Pemalas.

Children zaman now memang kebanyakan pemalas. Mereka sering menghabiskan waktu bersama gedget pemberian orang tuanya. Susah sekali jika orang tuanya memintai bantu misalnya nyuci piring atau menyiram tanaman di halaman. Children zaman now ogah menolong pekerjaan orang tua. Bahkan jika di mintai tolong ada juga yang tega membentak orang tuanya.

Sifat malas kids zaman now ini sebetulnya tidak lepas dari cara mendidik yang di terapkan oleh orang tuanya. Orang tua lebih cendrung over memanjakan buah hatinya sejak balita. Sehingga remajanya jadi malas dan masa bodo pada sekelilingnya. Toh masih ada orang tua yang super sayang untuk dia andalkan. Itulah alasan kids zaman now suka bermalas-malas.

Bertolak belakan dengan kondisi anak zaman dulu dimana pada umumnya rajin membantu orang tua di kebun, sawah dan ladang. Mereka lebih penurut apa individualized structure orang tuanya. Karna orang tua zaman dulu tidak over sayang kepada anaknya. Orang tua zaman dulu sangat bijak dan tau batasan kebaikan untuk anaknya.

Itulah lima perbedaan kids zaman now dengan anak zaman dulu. Terlihat sekali perbedaan yang mencolok bukan. Perkembangan zaman yang lebih maju ternyata tidak menjamin orang akan bertambah bijak. Memang tidak semua kids zaman now yang seperti itu, banyak juga yang baik dan berprestasi. Tapi fakta yang bisa kita lihat di tengah lingkungan tidak bisa menutupi semuanya. Disini sebetulnya di tuntut peran aktif orang tua untuk lebih bijak mengawasi buah hati mereka sayang itu wajib tapi over itu tidak baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *